Seputar Peradilan
PA Kota Cimahi Gelar Monev Mediasi, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Keberhasilan Melalui Kolaborasi Mediator Non-Hakim

PA Kota Cimahi Gelar Monev Mediasi (12/12/2025)
Cimahi – Pengadilan Agama Kota Cimahi menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Mediasi Semester II Tahun 2025 pada Jumat, 12 Desember 2025, bertempat di Ruang Media Center. Kegiatan ini dihadiri para hakim, panitera, serta mediator non-hakim sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas layanan mediasi dan penyelesaian perkara secara damai.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua PA Kota Cimahi, Dr. H. Al Fitri, S.Ag., S.H., M.H.I., menegaskan pentingnya memperkuat kualitas pelaksanaan mediasi di lingkungan peradilan. “Mediasi adalah pintu awal penyelesaian sengketa. Tingkat keberhasilannya harus terus kita tingkatkan melalui profesionalisme, komunikasi efektif, serta kehadiran mediator yang kompeten,” ujarnya di hadapan peserta.
Sementara itu, Ketua PA Kota Cimahi, Djulla Herjanara, S.Ag., S.H., M.H., memberikan pengarahan mengenai sinergi dan konsistensi dalam pelaksanaan mediasi. “Kolaborasi antara hakim mediator dan mediator non-hakim adalah kekuatan yang harus terus kita rawat. Pengadilan memiliki tanggung jawab menjaga mutu layanan agar proses mediasi berjalan lebih cepat, lebih adil, dan memberikan kepuasan bagi para pihak,” tegasnya.
Setelah sesi sambutan dan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog antara pimpinan pengadilan dan mediator non-hakim. Dalam sesi ini, para mediator diberi ruang menyampaikan pengalaman, kendala teknis, serta usulan perbaikan untuk meningkatkan keberhasilan mediasi. Diskusi berlangsung aktif dan produktif, membahas beragam isu mulai dari strategi persuasi terhadap para pihak, efektivitas komunikasi, hingga perlunya peningkatan fasilitas pendukung mediasi. Sesi dialog ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan memastikan bahwa seluruh mediator memiliki pemahaman dan standar kerja yang sejalan.

PA Kota Cimahi Gelar Monev Mediasi (12/12/2025)
Kegiatan Monev secara keseluruhan menjadi wadah evaluasi kinerja mediator sekaligus forum memperkuat koordinasi. Para peserta sepakat bahwa mediasi yang efektif tidak hanya membutuhkan aturan, tetapi juga inovasi, empati, dan keterampilan komunikasi yang terus diasah.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi dalam meningkatkan tingkat keberhasilan mediasi, kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada empat orang mediator non-hakim yang telah menunjukkan kinerja unggul selama tahun berjalan.
